Melakukan studi kelayakan bisnis, ada beberapa tahapan studi yang hendaknya dilakukan. Adapun tahapan-tahapan yang disajikan di bawah ini bersifat umum.
1. Penemuan Ide. Suatu produk yang akan dibuat haruslah berpotensi untuk laku dijual dan menguntungkan. Oleh sebab itu penelitian jenis produk dari proyek harus dilakukan.Dalam penelitian jenis produk dapat dilakukan dengan kriteria bahwa suatu Produk di buat untuk memenuhi kebutuhan pasar yang masih belum terpenuhi, memenuhi kebutuhan manusia tetapi produk tersebut belum ada dan untuk menganti produk yang sudah ada dengan produk yang lain yang mempunyai nilai lebih. Jika terdapat banyak ide yang mendorong pebisnis untuk melaksanakan suatu usaha di bidang rental, pengambilan keputusan akan menentukan satu atau beberapa ide proyek untuk di kaji lebih lanjut. Misalnya, beberapa ide proyek yang lolos setelah di pilih adalah ide mengenai bisnis rental gaun pengantin, rental motor, dan rental komputer.
2. Tahapan Penelitian Bisnis. Dimulai dengan mengumpulkan data, mengolah data berdasarkan teori-teori yang relevan, menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data dengan alat-alat analisis yang sesuai, menyimpulkan hasil sampai pada pekerjaan membuat laporan hasil penelitian tersebut.
3. Tahapan Evaluasi Pertama, mengevaluasi usulan proyek yang akan didirikan; Kedua. mengevaluasi proyek yang sedang di bangun, dan ketiga, mengevaluasi bisnis yang sudah di operasionalkan secara rutin.
4. Tahapan Pengurutan Usulan yang Layak. Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dapat dianggap layak tetapi memiliki keterbatasan-keterbatasan untuk merealisasikan semua rencana bisnis tersebut, misalnya keterbatasan dana, maka perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang dianggap paling penting untuk di realisasikan.
5. Tahapan Perencanaan pelaksanaan. Setelah rencana bisnis di pilih untuk di realisasikan, perlu di buat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. Mulai dari menentukan jenis pekerjaan, jumlah dan kualifikasi tenaga pelaksana, ketersediaan dana dan sumberdaya lain, kesiapan manajemen, dan lain-lain.
6. Tahapan pelaksanaan.. Setelah semua persiapan yang harus di kerjakan selesai disiapkan, tahap berikutnya adalah merealisasikan pembangunan proyek tersebut. Kegiatan ini membutuhkan manajemen proyek.
Filed under: BISNIS



